Romansa di Kurukshetra

arjuna

Tertunduk

Di tengah pagi yang baru bangun, dan derung-derung kendaraan.

Menatap hampa pada titik sembarang, tidak melihat, hanya menatap.

Sunyi, senyap.

Entah naluri apa yang membangunkan tadi pagi.

Hingga rasanya ingin bangkit belari.

Meski raga terkulai karena tidak sampai.

Entah apa

Entah kenapa

Entahlah

Kukira Arjuna akan menghapus air mata Srikandi.

Setelah selama ini berdampingan mengkudeta Bisma

Setelah berjuang bersama di Kurukshetra

Tapi Aswatama membunuh Srikandi, ia pergi, mati

Meninggalkan Arjuna untuk menghapus air matanya sendiri

—————————————————————————————————————————————————————-

Sabtu (5/10) 06:47

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s