Pantai Hitam

Dumas-Beach

Gelap merayap

Tanah hitam terhampar luas.

Langit mendung bergelung dan di katulistiwa terbentang garis putih.

Debur ombak menghantam karang.

Bergantian, menyelimuti tepian.

Debur ombak berteriak, mengaum laksana dewa murka.

Percik kilat mengerjap di ujung langit.

Berkelap-kelip hantui awan.

Aku hanya insan, ikut menikmati.

Seraya mengakui, aku hanya segelintir diri.

Kecil, tak berarti.

Kian merasa sepi.

Kendati geseran ombak ikut menyapu kaki.

Janggal.

Aku tetap tidak bisa mengerti.

Kenapa obat penyembuh manusia, juga adalah racun penyebab luka.

Parangtritis, 26 Mei 2013, pukul 00.57 dini hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s